Beberapa hari yang lalu saya terjebak di curhatan teman saya yang berencana menceraikan istrinya, kami yang lain cuma bisa bilang ingat anak. Akhirnya dia mikir-mikir lagi.
Semalam saya terjebak lagi. Seorang teman saya sedang patah hati, pacarnya direbut orang. Dari tampangnya kelihatan sangat kesal. Sambil merokok dia terus cerita. Saya bingung mau bilang apa. Saya bukan ahli masalah beginian. Konsentrasi saya sekarang adalah bagaimana caranya mendapatkan tiket pulang. Tiket pulang lebih penting dari hati. hahaha
No comments:
Post a Comment