Monday, June 20, 2011

Subsidi Silang untuk Pendidikan

INSTITUTS OF SOSIAL MORAL MANAGEMEN EDUCATION AND DEVELOPMENT (ISMMED) adalah sebuah sekolah tinggi yang didirikan oleh sebuah LSM pendidikan bekerja sama dengan STIE Dr. Moectar Talib. Umur ISMMED bisa dikatakan masih muda dan merekapun masih belum memiliki gedung perkuliahan sendiri. Walaupun demikian, ISMMED sudah masuk angkatan ketiga dengan program s1 akuntansinya.
Kebetulan direktur ISMMED, bapak Bambang Priyatna adalah dosen pembimbing TA saya. Sewaktu bimbingan dulu sempat cerita-cerita sedikit tentang ISMMED. Dibandingkan dengan kampus swasta lainnya, biaya kuliah di ISMMED lebih murah dan dosen-dosen yang mengajar adalah dosen-dosen dari kampus STAN. Jadi dengan biaya kuliah yang lebih murah, mahasiswa bisa mendapat pengajar yang lebih berkualitas.
Hal yang paling menarik buat saya adalah adanya sistem subsidi silang. Maksud dari subsidi silang ini adalah adanya potongan biaya kuliah bagi mereka yang digolongkan kurang mampu. Untuk menutupi subsidi tersebut, lembaga mengambilnya dari biaya kuliah mahasiswa yang mampu membayar kuliah penuh. Jadi tanpa sadar mahasiswa yang lebih mampu telah menolong temannya yang kurang mampu untuk melanjutkan kuliah.
Sistem subsidi silang ini memang sangat membantu. Apalagi di Indonesia yang memiliki banyak rakyat kurang mampu yang tidak dapat melanjutkan sekolah karena terhambat masalah biaya yang semakin mahal. Lembaga-lembaga pendidikan berlomba mematok harga tinggi dengan alasan kualitas.

Saturday, June 11, 2011

Kipas menolak untuk berputar

Kipas angin buat saya adalah sumber kehidupan.Rasanya saya tidak dapat hidup kalau tidak ada kipas angin. apalagi di kota jakarta yang tersohor sangat panas.
Akhir-akhir ini kipas saya sudah mulai sakit-sakitan. Sering tiba-tiba pingsan di tengah jalan tanpa alasan yang jelas. Mungkin karena saya memberlakukan kerja paksa seperti romusha pada masa penjajahan jepang. 24 jam 7 hari berputar tanpa imbalan. Berputar selama 3 tahun tentu sudah sangat melelahkan.
Dan pagi ini kipas saya benar-benar memberontak. Sekitar pukul 3 saya terbangun karena merasa gerah dan gerombolan nyamuk mulai menyerang. Ternyata kipas saya sudah pingsan. Pantesan saja pagi hari terasa panas. Sayapun memberi kipas saya sedikit kelonggaran untuk istirahat. Cabut colokannya dan diamkan beberapa saat. Kira-kira 30 menit kemudian saya colok lagi dan alhamdulillah berputar lagi. 
Tetapi kira-kira 30 menit kemudian tercium aroma daging bakar dan langsung saya melihat si kipas dan ternyata dia sudah pingsan lagi. Sayapun menggunakan lagi cara sebelumnya. Cabut colokannya dan diamkan sesaat. Dan cara ini ternyata tidak berhasil. Ketika saya cok lagi, yang terjadi adalah kipas berputar selama 5 detik lalu terdengar suara "durk", bunga api muncul dan asap mengepul keluar.
Tapi saya tidak menyerah. Saya mengulangi lagi cara yang tadi karena saya memegang prinsip bahwa saya baru akan berhenti melakukan suatu hal kalau saya sudah melakukannya 3 kali dan hasilnya nihil.Saya beri lagi istirahat buat kipas saya. Dan ketika saya colok lagi yang terjadi ternyata lebih parah. Listrik kosan langsung turun dan kamar-kamar jadi gelap. Saya orang yang bertanggung jawab tetapi saya lebih memilih memasang wajah innocent.haha

Saturday, June 4, 2011

Long Live The King

< > Home
Powered by Blogger.
Kursi Kayu jati © , All Rights Reserved. BLOG DESIGN BY Sadaf F K.