Terkadang beberapa orang hanya mencari teman mengobrol. Mencoba menurunkan tingkat kejenuhan satu level. Coba bayangkan, sekarang anda berumur 20an, tidak memiliki kegiatan yang pasti, dan tanpa pekerjaan atau kesibukan. Kondisi lainnya, teman-teman anda yang biasa diajak berkumpul ternyata sedang sibuk semua. Mulai dari sibuk kuliah, sibuk skripsi, sibuk bekerja, atau mungkin sibuk mengurus keluarga. Maka yang akan anda lakukan adalah mengajak siapa saja, bahkan orang yang tidak dikenal, hanya sekedar untuk mengobrol, mulai dari mengobrol hal tidak penting sampai yang serius, dan membuang beberapa persen kejenuhan.
Kalau sudah tidak ada orang yang bisa diajak mengobrol secara langsung, maka kita akan mencoba mencari pelarian lain. Kebanyakan orang zaman sekarang tentu saja lari ke dunia maya, mayoritas jejaring sosial seperti facebook dan twitter. Melalui dunia maya seseorang bisa menjadi siapa saja. Mau menjadi orang baik, bisa. Mau menjadi orang pintar, bisa. Menjadi orang yang bijaksana, bisa. Menjadi orang yang konyol, bisa. Menjadi lawan jenis sendiri juga bisa.
Makanya saya malas aktif di dunia maya, apalagi meladeni orang-orang yang tidak saya kenal langsung, karena semuanya penipu. Lihat saja, ada orang yang sangat aktif memberi komentar sana sini, update status 5 menit sekali, tetapi ketika kita bertemu langsung ternyata dia orang yang lebih banyak diam. Kata-kata yang diketiknya lewat keypad HP lebih banyak daripada yang keluar dari mulut. Atau lihat saja penipuan yang dulu sangat menghebohkan dunia televisi, seorang pria menikahi anak manusia yang mengaku wanita, tetapi ternyata seorang pria. Semua berawal dari kenal-kenalan di dunia maya. Bodoh sekali.
Makanya saya malas aktif di dunia maya, apalagi meladeni orang-orang yang tidak saya kenal langsung, karena semuanya penipu. Lihat saja, ada orang yang sangat aktif memberi komentar sana sini, update status 5 menit sekali, tetapi ketika kita bertemu langsung ternyata dia orang yang lebih banyak diam. Kata-kata yang diketiknya lewat keypad HP lebih banyak daripada yang keluar dari mulut. Atau lihat saja penipuan yang dulu sangat menghebohkan dunia televisi, seorang pria menikahi anak manusia yang mengaku wanita, tetapi ternyata seorang pria. Semua berawal dari kenal-kenalan di dunia maya. Bodoh sekali.
No comments:
Post a Comment