Friday, July 29, 2011

Hari ini, 28 Juli 2011

Wow. Tak terasa hari ini sudah terakhir UAS. Materi KSPK cuma sedikit, jadinya sedikit males-malesan belajarnya. Belum lagi hawa bumi yang sedang tinggi-tingginya. Bahkan angin dari kipas yang di atas kepala berasa panas dan gerah.
Lagi-lagi saya telat ikut ujiannya. Padahal sudah berangkat cepet dari kosan, tetapi karena perut mulai menjerit-jerit akhirnya singgah ke warung dulu daripada waktu ujian nanti asam lambung saya bertindak anarkis. Dan akhirnya waktu masuk ke ruang ujian yang lain uda pada sibuk ngerjain soal.
Waktu ngeliat kertas di meja sempat kaget sebentar. Apaan ni soal. Masa kotak-kotak kayak angket gini. Dan ternyata benar, itu angket dari sekre. Sedangkan si soal ngumpet di bawah folio. hehe
Bolak balik bolak balik, ini soal banyak juga ya. Benar-salah, PG, Esai, sama Uraian tentang hot issue. Lebih baik ngerjainnya urut. Sekalian nambah wawasan buat mengarang esai. Sewaktu pertama kali membaca soal esai, saya ingat pernah membaca materinya. Tapi apa hendak dikate, masuk dari mata keluarnya entah dimana.
Benar-salah dan PG lancar. Apa susahnya si membuat pilihan. Masuk ke esai mulai kayak DVD yang di pause. Tapi kalo DVD yang  di pause waktunya berhenti, yang ini waktunya jalan terus. Akhirnya keluar juga skill tertinggi dalam menjawab ujian. Mengarang gaya bebas berazaskan kesoktahuan.
Selesai dan saatnya mengumpulkan. Eiittss cek cek dicek. Nama dosen dan tanda tangan belum. Astaga Naga Lapet. Kenapa kau selalu punya masalah dengan nama. Tiga kali ujian UAS minggu ini, nama dosen saya lupa semua. 
Penyakit ini memang sudah akut. Bukan hanya nama dosen, tetapi nama teman sayapun kadang-kadang lupa, teman waktu kecil, teman SMP, SMA, DINAMIKA, tingkat 1, tingkat 2. Pokoknya yang berhubungan dengan nama. Saya sering menyapa orang di jalan tanpa tahu namanya. Bahkan saat ini nama kakek, nenek atau oppung  saya lupa siapa.
Akhirnya saya maksain mengingat nama dosen KSPK siapa. Kalau sebelum-sebelumnya saya ngeliat di amplop yang di meja pengawas, kali ini saya ingin mengingatnya sendiri. Teringat di slide waktu kuliah beliau selalu ada sign Taufiqurrahman di judul slide. Langsung aja saya tulis bapak Taufiqurrahman dan langsung dikumpulkan.
Ternyata oh ternyata. Setelah melihat nama yang di amplop, saya tidak dapat berkata-kata. Langsung tipex dikeluarkan dari tas dengan niat ingin segera menghapusnya. Tapi kalau dibenerin malah lebih gak enak, jadi kelihatan banget kalau saya tidak tahu nama dosen. Akhirnya niat saya urungkan. Toh nama yang saya tulis masih ada benernya. hahaha
Yeee. Ujian selesai dan uang rapelan ada di tangan. Betapa indahnya hari ini. Cabut pulang dan ngajakin si anca kribo gembel buat makan. Alhamdulillah dapet rezeki jadi mesti bagi-bagi dikit. 
Uang yang dapetnya tiba-tiba memang gampang habisnya. Dalam hitungan jam sudah dipastikan uang rapelan saya lenyap sudah karena saya harus menebus buku Jakartabeat.net yang sudah saya pesan minggu lalu. E-mail konfirmasi sudah dikirim sekarang tinggal menunggu bukunya sampai dikosan.
Dengan berakhirnya UAS, hidup saya menjadi lebih tenang sekaligus menyedihkan. Menyedihkan karena setelah ini semua akan terasa membosankan. What's the Story Morning Glory.

Wednesday, July 27, 2011

Lesu#2

Apabila teori ekonomi tidak berlaku, apakah kita tahu apa yang menyebabkan kemiskinan di Indonesia merajalela? Jawabannya tidak lain tidak bukan adalah karena adanya orang kaya. Mereka yang kaya ingin lebih kaya, memandang sesuatu dari sudut orang kaya, bersenang-senang dengan cara orang kaya, mindsetnya sudah dipahat kekayaan.
Buat mereka tidak ada yang sederhana. Semua hal ingin dibuat serba mewah. Kesenangan kecil ingin dirayakan sebesar-besarnya. Lalu menjerit sekeras-kerasnya supaya dirasa oleh semua manusia, tapi siapa yang peduli? Di dunia, itu hal yang mikro. Seperti sebutir pasir di pantai yang indah, sangat kecil dan tidak dipedulikan.
Manusia hakikatnya adalah makhluk individu, menjadi makhluk sosial hanya ketika membutuhkan, dan kembali ke hakikatnya ketika tidak sadar dibutuhkan. F***

Friday, July 22, 2011

Saya Tikus Tanah

Saya tikus tanah. Saya tinggal di bawah tanah di bawah sebuah bunga yang tak tahu jenis apa. 
Hidup di bawah tanah lebih menenangkan. Tidak banyak masalah yang memusingkan kepala. Saya sesekali keluar untuk melihat keadaan permukaan. Ternyata semakin hari semakin panas. Mereka mulai berebutan lahan kekuasaan. Seakan-seakan semakin besar yang dikuasai semakin besar pula kuburan mereka nanti. 
Saya sebaiknya tetap di bawah. Kalau saya mati, bau akan buat saya sendiri. Rumah saya akan runtuh dan saya akan tetap hidup karena tidak ada yang tahu kalau saya sudah mati.

Kamis Malam Bulan Juli

Beberapa hari yang lalu saya terjebak di curhatan teman saya yang berencana menceraikan istrinya, kami yang lain cuma bisa bilang ingat anak. Akhirnya dia mikir-mikir lagi.
Semalam saya terjebak lagi. Seorang teman saya sedang patah hati, pacarnya direbut orang. Dari tampangnya kelihatan sangat kesal. Sambil merokok dia terus cerita. Saya bingung mau bilang apa. Saya bukan ahli masalah beginian. Konsentrasi saya sekarang adalah bagaimana caranya mendapatkan tiket pulang. Tiket pulang lebih penting dari hati. hahaha

Tuesday, July 19, 2011

It's our anniversary

Saya terbangun jam setengah 3, bengong sebentar, saya berniat untuk melanjutkan sablonan semalam. Semua sudah dipersiapkan, screen sudah jadi, rubber juga sudah dioplos, tinggal perlu sedikit gesekan rakel.
Setelah mempersiapkan mental mulailah saya menyablon dengan backsound The Cure bervolume rendah, takut mengganggu si ichsan yang sedang terlena empuknya kasur -sejujurnya, biarpun volume dipasang sekenceng-kencengnya ni bocah gak akan bangun, saya berani jamin. hahaha.
Yak. Sepertinya ini bukan hari yang baik buat menyablon, langsung rijek pada kaos pertama. Assseeemmm. Rubber oplosan memang menyebalkan. Saya merugi 1 kaos dan mood saya untuk melanjutkan langsung hilang. Terpaksa beralih mantengin "muka buku".
Ternyata temen sekelas saya di MAN dulu ada yang ulang tahun. Terus saya teringat, kalo doi ulang tahun berarti kelas saya dulu ulang tahun juga. it's our anniversary.
Seketika saya teringat masa-masa saya muda dulu. *uhuk uhuk
Molor di kelas.
Melempari asbes sekolah.
Bermain YuGi
Terlelap di mushola
Bernyanyi dengan Ma'am Salma
Dicambuk "Nenek"
Tragedi Indomie
Ranking terakhir di semester terakhir. hahaha

Tidak ada perayaan khusus buat hari ini. Saya disini kalian disana. Kita tepisahkan selat sunda. Hanya sekedar ingin mengingatkan "to be forgotten is worse than death". Saya tidak akan melupakan kalian, dan saya yakin kalian tidak akan melupakan saya. Dan sepertinya saya akan melewati acara buka bersama tahun ini.


Happy 5th Anniversary, sciboo.
July 19,  2011


< > Home
Powered by Blogger.
Kursi Kayu jati © , All Rights Reserved. BLOG DESIGN BY Sadaf F K.